ANALISIS DAMPAK KEHAMILAN RESIKO TINGGI PADA IBU HAMIL USIA > 35 TAHUN DI PUSKESMAS BANGETAYU SEMARANG
Keywords:
kehamilan usia lanjut, komplikasi kehamilan, hipertensi gestasional, diabetes gestasional, deteksi diniAbstract
Kehamilan pada usia lebih dari 35 tahun berisiko tinggi terhadap berbagai komplikasi, baik bagi ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kehamilan risiko tinggi pada ibu hamil usia > 35 tahun yang mendapatkan layanan di Puskesmas Bangetayu Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, mengumpulkan data primer melalui wawancara terstruktur dan data sekunder dari rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil usia > 35 tahun lebih sering mengalami komplikasi seperti hipertensi gestasional, diabetes gestasional, dan gangguan pertumbuhan janin. Penanganan medis yang tepat serta pemantauan intensif sangat penting untuk mengurangi risiko tersebut. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya deteksi dini, intervensi medis yang cepat, serta edukasi kepada ibu hamil untuk menurunkan angka komplikasi dan kematian ibu serta bayi.
References
Astuti, D., et al. (2020). Faktor Risiko Kehamilan pada Wanita Usia Lanjut. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(2), 234-240.
Cahyani, R., et al. (2022). Kehamilan Usia Lanjut: Identifikasi Risiko dan Komplikasi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(3), 201-207.
Gunawan, A., et al. (2020). Efek Usia Lanjut terhadap Kehamilan: Faktor Risiko dan Solusi. Jurnal Kesehatan Indonesia, 25(4), 310-316.
Hartati, I., et al. (2021). Dampak Usia Ibu Terhadap Berat Badan Lahir Rendah pada Kehamilan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(3), 121-128.
Lestari, A., & Rahmawati, M. (2021). Keterkaitan Usia Ibu Hamil Terhadap Kejadian Hipertensi Gestasional. Jurnal Ilmu Kesehatan, 18(1), 67-72.
Marini, I., et al. (2023). Hubungan Kehamilan Usia Lanjut dengan Komplikasi Persalinan. Jurnal Kesehatan Obstetri, 14(2), 121-129.
Pramesti, D., & Nugroho, A. (2023). Penanganan Komplikasi Kehamilan pada Ibu Hamil Usia Lanjut. Jurnal Kedokteran Maternal, 18(1), 45-52.
Pratama, R., & Wijaya, A. (2022). Kehamilan Usia Lanjut dan Risiko Gangguan Plasenta: Tinjauan Literatur. Jurnal Obstetri dan Ginekologi, 26(4), 377-384.
Puspita, D., et al. (2021). Kehamilan pada Usia > 35 Tahun: Evaluasi Faktor Risiko dan Komplikasi. Jurnal Kebidanan & Ginekologi, 22(1), 80-86.
Rizki, M., & Wulandari, S. (2022). Peran Edukasi Kesehatan dalam Menurunkan Risiko Kehamilan Usia Lanjut. Jurnal Penelitian Kesehatan, 23(3), 154-160
Sihombing, M., et al. (2021). Komplikasi Kehamilan pada Wanita Usia > 35 Tahun: Sebuah Tinjauan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 19(2), 135-142.
Sugiyono, M. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif: Pendekatan Deskriptif dan Analisis Data. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, S., & Kurniawan, D. (2020). Pengaruh Usia Ibu Terhadap Risiko Komplikasi Kehamilan. Jurnal Kesehatan Wanita, 13(1), 48-56.
World Health Organization. (2023). Maternal Age and Health Risks. WHO. Retrieved from https://www.who.int Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Statistik Kehamilan Usia Lanjut di Indonesia. Laporan Tahunan Kesehatan Ibu, 2021, 58-60.
Yuliana, E., & Yulianti, L. (2022). Kehamilan Usia Lanjut dan Diabetes Gestasional: Risiko dan Penanganannya. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(1), 75-83

