HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN MOBILISASI PASIEN POST SECTIO CAESARIA DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DWISARI LUBUKLINGGAU

Authors

  • Tia Eka Purtama sari Universitas Dehasen Bengkulu Author
  • Yatri Hilinti Universitas Dehasen Bengkulu Author
  • Febra Ayudiah Universitas Dehasen Bengkulu Author

Keywords:

Mobilisasi, Sectio Caesaria, Dukungan suami

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat angka prevalensi sectio caesarea sebesar 24,6% pada tahun 2020 dan prevalensi SC di Kota Lubuk Linggau sebanyak 23% ibu menjalani persalinan SC. Rumah Sakit Ibu dan Anak Dwi Sari merupakan Rumah Sakit dengan jumlah SC tertinggi kedua setelah RS. AR- Bunda yaitu 1.420 orang tahun 2022 meningkat menjadi 1.766 orang tahun 2023.  Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan dukungan Suami dengan Mobilisasi pasien post section caesaria di Rumah Sakit Dwisari Lubuklinggau. Tujuan Penelitian adalah diketahuinya hubungan dukungan suami dengan mobilisasi pasien Post Sectio Caesaria di Rumah Sakit Ibu dan Anak Dwisari Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Dwi Sari Lubuklinggau pada tanggal 15 Mei-15 Juni 2024. jumlah sampel pada penelitian ini adalah 55 orang Ibu yang bersalin SC. Hasil Uji chi square didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang artinya ada hubungan dukungan suami dengan mobilisasi pasien post sectio caesaria di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Dwisari Lubuklinggau. Peneliti menyarankan kepada pihak RSIA Dwisari agar dapat meningkatkan pemberian KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) dukungan suami pada ibu bersalin post section caesaria

References

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan. 2021. Dinas Kesehatan Sumatera Selatan 2020

Profil Dwiastuti, E., Mustikarani, I. K., & Irdianty, M. S. (2023). Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Kusuma Husada Surakarta Hubungan Metode Persalinan dengan Tingkat Kepuasan dan Kecemasan Pada Post Partum Nursing Study Program Of Undergraduate Programs Faculty Of Health Sciences The Relationship Bet. 0, 1–12.

Futriani, E. S., & Janati, S. B. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu Post Sectio Caesarea dan Dukungan Suami dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(02), 40–45. https://doi.org/10.33221/jikm.v8i02.257

Hanifah, A., Rostianingsih, D., & Siantar, R. L. (2023). Kemampuan Mobilisasi Dini Pada Ibu Post Sectio Caesarea (SC) Dengan Metode Eracs Di RSIJ Pondok Kopi Jakarta Timur Tahun 2023. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(4), 338–351. https://doi.org/10.52643/jbik.v13i4.3196

Hasibuan, D., Adhyatma, A. A., & Maulani, R. G. (2023). Hubungan Kualitas Pemulihan dengan Metode ERACS di RSABB. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 9(2), 105–111.

Juariah, S. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Mobilisasi Pada Pasien Post Sectio Caesarea Di Rsud Indramayu Tahun 2020.

Lestari, W. A. (2018). Hubungan Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka Fase Proliferasi pada Ibu Post Sectio Caesarea di Ruang Aster Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung. Faculty of Nurse, 3(1). http://repository.bku.ac.id/xmlui/handle/123456789/1811

Nisak, A. Z., Kusumastuti, D. A., & Munawati, M. (2023). Perbedaan Metode Konvensional Dan Eracs Dengan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Sectio Cesarea. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(1), 261–268. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i1.1689

Nuriyanti, T., Shifa, N. A., & Lestari, N. E. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kemampuan Mobilisasi Dini PadaPasien Post Operasi Sectio Metode Eracs. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 2(2), 295–306. https://journal.arikesi.or.id/index.php/Protein/article/view/303

Prihatin, U., Damayanti, F. N., Istiana, S., & Khasanah, U. (2023). Perbedaan Percepatan Mobilisasi Pada Persalinan Sectio Caesarea Metode Konvensional Dengan Metode ERACS Di Ruang Obstetri RSUP DR Kariadi Semarang. Seminar Nasional Kebidanan, 309–317.

Pujiwati, W., Novita, A., & Rini, A. S. (2023). Pengaruh Metode Eracs Terhadap Mobilisasi Pasien Post Sectio Caesaria Di Rumah Sakit Umum Kartini Jakarta Tahun 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(5), 1684–1694. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i5.875

Putri Anugrah Heni Fajarnia. (2023). Perbedaan Skala Nyeri Dan Kualitas Penyembuhan Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Metode Eracs Dan Non Eracs Di Ruang Bersalin Rs Sahabat Pasuruan. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandiri Cendikia, 2(10), 1–9. https://journal-mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/644

Raditya, E. (2024). Jurnal Sehat Indonesia : Vol. 6 No. 2, Juli 2024 | 516. 6(2), 516–530.

Ratnasari, F., & Yatsi Tangerang, Stik. (2022). Pengaruh Sectio Caesarea Metode Eracs Terhadap Percepatan Mobilisasi pada Ibu Bersalin di RS Hermina Daan Mogot Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(9), 821–829. http://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/index

Sholikha, S. (2019). Hubungan Dukungan Suami dan Paritas Dengan Mobilisasi Dini Pada Ibu Post SC Di RSI Nashrul Ummah Lamongan. Jurnal Midpro, 11(1), 19. https://doi.org/10.30736/midpro.v11i1.92

Syahnita, R. (2021). No Title. Modul Biokimia Materi Metabolisme Lemak, Daur Asam Sitrat, Fosforilasi Oksidatif Dan Jalur Pentosa Fosfat, 6.

WHO.2020. Word Health Organization

Downloads

Published

01-12-2024