MANAJEMEN FISIOTERAPI PADA FASE SATU PASCA REKONSTRUKSI ACL: STUDI KASUS

Authors

  • Kurnia Dea Putri Muliana Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Farid Rahman Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Halim Mardianto Universitas Muhammadiyah Surakarta Author

Keywords:

cedera ACL, rekonstruksi ACL, fase satu, nyeri, fleksibilitas lutut

Abstract

Cedera anterior cruciate ligamen adalah cedera olahraga yang paling sering terjadi. Fisioterapi meningkatkan kemandirian fungsional dan mobilitas sendi melalui perencanaan dan intervensi, sehingga meningkatkan rentang gerak aktif dan mengurangi rasa sakit saat gerakan lutut dilakukan. Tahap pertama rekonstruksi ACL melibatkan program rehabilitasi fisik untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan meningkatkan fleksibilitas anggota tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas tentang manajemen fisioterapi yang digunakan pada pasien di fase satu setelah operasi ACL. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada seorang pasien yang mengalami cedera ACL pada saat berlatih lompat jauh. Program rehabilitasi diberikan sebanyak 4 kali pertemuan dengan menerapkan terapi latihan. Evaluasi pengukuran akan diukur dengan menggunakan skala NRS untuk menilai nyeri, meterline untuk mengukur lingkar segmen, goniometer untuk mengevaluasi rentang gerak sendi, spygmomanometer untuk mengukur kekuatan otot, dan Lysholm Knee Scoring Scale untuk menilai kemampuan fungsional. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan nyeri, adanya perubahan pengukuran lingkar segmen, adanya peningkatan lingkup gerak sendi, terdapat peningkatan pada kekuatan otot serta skor penilaian kemampuan fungsional. Program rehabilitasi yang diterapkan memberikan hasil yang positif, dengan penurunan nyeri, perubahan pada antropometri, peningkatan rentang gerak sendi, peningkatan kekuatan otot, dan peningkatan kemampuan fungsional.

References

Bansal, R., Jain, D., Patil, D., Phansopkar, P., & Dadlani, M. (2022). Physical therapy rehabilitation in patient with post ACL reconstruction. Medical Science, 2223(5(5)), 1–8. https://doi.org/10.52058/2786-6025-2022-5(5)-260-269

Herman, M., & Komalasari, D. R. (2022). Penatalaksanaan Fisioterapi Post Operative Anterior Cruciate Ligament: Studi Kasus. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 4(1), 31–35. https://doi.org/10.22219/physiohs.v4i1.21862

Ichsan, A. N., & Alpiah, D. N. (2024). Manajemen Fisioterapi Pada Pasien Yang Terkena Cedera ACL Pasca Operasi : Literatur Review. Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(6), 374–383. https://doi.org/10.61722/jinu.v1i6.2875

Indriastuti & Pristianto, A. (2021). Physiotherapy Program in Post-Anterior Cruciate Ligament Reconstruction ( ACL ) Fase I : A Case Report. Physio Journal, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.30787/phyjou.v1i2.795

Irianto, I., Wahab, B., Ainun, N., Sirenden, A. F., & Nuskin, G. S. (2023). Physiotherapy Management in Postoperative Anterior Cruciate Ligament. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 247–254. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i1.1035

Joreitz, R., Lynch, A., Popchak, A., & Irrgang, J. (2020). Criterion-Based Rehabilitation Program With Return To Sport Testing Following Acl Reconstruction: a Case Series. International Journal of Sports Physical Therapy, 15(6), 1151–1173. https://doi.org/10.26603/ijspt20201151

Kataoka, K., Hoshino, Y., & Nukuto, K. (2023). Anterior cruciate ligament reconstruction: Recent evolution and technical improvement. Journal of Joint Surgery and Research, 1(1), 97–102. https://doi.org/10.1016/j.jjoisr.2023.02.002

Keumala, M. U., Widodo, A., & Mardianto, H. (2024). Open Kinetic Chain Program pada Fase 1 Post Antero Cruciate Ligament untuk Penambahan LGS dan Maintenance Otot Hamstring – Home Based Program: Case Report. Journal of Innovation Research and Knowledge, 3(9), 1927–1934. https://www.bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/5859

Kumar, R., Kaushal, K., & Kaur, S. (2020). Role of physiotherapy in post-operative knee stiffness: A literature review. Adesh University Journal of Medical Sciences & Research, 2(1), 31–35. https://doi.org/10.25259/aujmsr_5_2020

Manawan, S., & Rosa, M. E. (2021). Efektivitas Latihan Kaki terhadap Diameter Edema. Journal of Telenursing (JOTING), 3(2), 771–776. https://doi.org/10.31539/joting.v3i2.2954

Mayeda, N. L., Komalasari, D. R., & Iin Rohayani. (2022). Penatalaksanaan Fisioterapi Paska Rekontruksi Anterior Cruciate Ligament Pattelar Autograft: Studi Kasus. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 4(1), 11–17. https://doi.org/10.22219/physiohs.v4i1.21863

Muhammad, I., Isro’in, L., & Verawati, M. (2020). Studi Kasus : Upaya Pemenuhan Volume Cairan Pada Pasien Dewasa Penderita Gastroentritis Di Rsu Muhammadiyah Ponorogo Ruang Mas Mansyur. Health Sciences Journal, 4(1), 31. https://doi.org/10.24269/hsj.v4i1.401

Oktavia, Supriyadi, A., & Monalisa. (2023). Intervensi Fisioterapi pada Kasus Pasca Operasi Recontruction Anterior Cruciate Ligament Dextra Fase 1: Studi Case. Journal of Innovation Research and Knowledge, 3(1), 4771–4778. https://www.bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/5859

Prabawa, I. W. R. A. (2024). Diagnosis dan Tata Laksana Tata Tata Laksana Laksana Komprehensif Komprehensif Terkini Terkini Penanganan Penanganan Cedera Ligamen Cruciatum Anterior Emergensi Emergensi ( HFMD ) di di Indonesia : Indonesia : Tinjauan Tinjauan Lingkup Lingkup. 51(11), 635–639.

Syafaat, F. (2020). Upaya Pemulihan Pasien Pasca Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament (Acl) Dengan Latihan Beban. Jurnal Kesehatan Olahraga, 8(1), 67–72.

Wurgani, A. A. M., & Wibisono, I. (2024). Terapi Latihan pada Fase Satu Pasca Operasi Rekonstruksi Ruptur Anterior Cruciate Ligamentum Sinistra. Jurnal Fisioterapi Terapan Indonesia, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.7454/jfti.v3i1.1096

Zavitri, L. K. (2022). Rehabilitasi Pasca Operasi Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL). Unram Medical Journal, 11(3), 1085–1093. https://doi.org/10.29303/jku.v11i3.767

Downloads

Published

15-06-2025