HUBUNGAN STATUS AKREDITASI PUSKESMAS TERHADAP MOTIVASI KERJA BIDAN

Authors

  • Titis Eka Gusti Prodi D4 Perekam dan Informasi Kesehatan, STIKES Arrahma Mandiri Indonesia Author
  • Ayu Wulandari Prodi D4 Perekam dan Informasi Kesehatan, STIKES Arrahma Mandiri Indonesia Author

Keywords:

Akreditasi, Puskesmas, Motivasi

Abstract

Latar belakang: Akreditasi merupakan pengakuan yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara Akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri setelah memenuhi standar Akreditasi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan pasien, meningkatkan perlindungan bagi sumber daya manusia kesehatan, masyarakat dan lingkungannya dan meningkatkan kinerja Puskesmas dalam pelayanan kesehatan perseorangan dan kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan akreditasi puskesmas dengan motivasi kerja bidan. Subjek dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Metode pemilihan sampling dengan teknis simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 sampel di 10 Puskesmas Kabupaten Karanganyar dan uji statistik Koefien Kontingensi. Hasil: diperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan antara status akreditasi Puskesmas dengan motivasi kerja bidan dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel status akreditasi puskesmas dengan motivasi kerja bidan di Puskesmas Kabupaten Karanganyar.

Author Biography

  • Titis Eka Gusti, Prodi D4 Perekam dan Informasi Kesehatan, STIKES Arrahma Mandiri Indonesia

    STIKES Arrahma Mandiri Indonesia

References

Ae, J. & Sook, B. (2016) Effect of Work Environment on Nursing Performance of Nurses in Hemodialysis Units: Focusing on the Effects of Job Satisfaction and Empowerment’, 22(2), pp. 178–188.

Armstrong, M. & Baron, A. (1998). Performance Management The New Realities. London: Institute of Personnel and Development.

Bahri, Oky. (2016). Hubungan antara Lingkungan Kerja dengan Motivasi Kerja Perawat di RSAB Harapan Kita Jakarta. http://repository.unj.ac.id/

Bhatnagar, A. & George, A. S. (2016). Motivating health workers up to a limit: partial effects of performance-based financing on working environments in Nigeria, Health policy and planning, 31(7), pp. 868–877. doi: 10.1093/heapol/czw002.

Cahyani, R. N. (2016). Kelengkapan Pengisian Dan Pemanfaatan Data Pada Buku Kia Oleh Bidan Desa Di Kabupaten Sragen Tahun 2016

Marfu’ah, S. (2016). Effect of Phsycological Factors and Workload at Midwife Performance in the Integrated Antenatal Care in Pati, Central Java. Universitas Sebelas Maret. Journal of Maternal and Child Health.

Murti, B. (2013). Desain dan Ukuran Sampel untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif di Bidang Kesehatan. Yogyakarta. UGM Press.

Parveen, S. (2012). Impact Of Office Facilities And Workplace Milieu On Employees’ Performance: A Case Study Of Sargodha University. Asian Journal of Empirical Research.

Peraturan Menteri Kesehatan. (2015). Permenkes No 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter, Dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi: Kemenkes RI.

Peraturan Menteri Kesehatan. (2019). Permenkes No 43 tahun 2019 tentang Puskesmas: Kemenkes RI.

Raden R.O.K.S., Chreisye K. F. M., Sulaimana E. (2015). Hubungan antara Jenis Kelamin dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Perawat di RS Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Provinsi Sulawesi Utara. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado.

Undang-Undang Republik Indonesia No 36 Tahun 2014 tentang Pembinaan Mutu Tenaga Kesehatan: https://peraturan.bpk.go.id/Details/38770/uu-no-36-tahun-2014

Uwaliraye, Parfait. (2013). Factors Influencing the Job Performance of nurses and midwifes in postpartum unit in two district hospital in Rwanda. Rwanda.

Wulandari, A., Wigati, P. A. and Sriatmi, A. (2017) ‘Analisis Pelayanan Antenatal dan Faktor – Faktor yang Berkaitan dengan Cakupan Pelayanan Antenatal oleh Bidan’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), pp. 14–23.

Downloads

Published

29-12-2023