PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KONTRASEPSI PRIA DI DESA DAU, MALANG
Keywords:
Male Contraception, Health Education, ManAbstract
Men's participation in family planning (FP) programs remains relatively low compared to women's. This is due to a lack of understanding, widespread myths, social stigma, and limited information about male contraceptives. Therefore, this community service activity, in the form of outreach, aims to increase men's knowledge, awareness, and participation in supporting the family planning program to achieve family well-being. The solution offered is to conduct individual or group outreach on male contraception using a cultural and religious approach, targeting men who do not use contraception. The outreach methods will include interactive communication and individual discussions/ counseling. The expected outcomes are increased knowledge of male contraception among men and positive changes in attitudes about male contraception, as well as publication in a community service journal.
References
Abhinaya. (2024). Sosialisasi KB Pria - meningkatkan kesadaran dan pemahaman pria tentang berbagai metode kontrasepsi yang tersedia. https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/12121/intervensi/874507/sosialisasi-kb-pria-meningkatkan-kesadaran-dan-pemahaman-pria-tentang-berbagai-metode-kontrasepsi-yang-tersedia.
Anitasari, B., & Sarmin. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Pria dalam Program Keluarga Berencana di Wilayah Kerja Puskesmas Tanasitolo. JJurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (JIKKI), 1(3), 73–83.
BKKBN. (2022). Profil Landungsari. https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/42005/landungsari.
BKKBN Jatim. (2020). Rencana Strategis Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur tahun 2020-2024.
Dinkes Jatim. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2023.
Ermelinda, S. F. B., Edizon, V. T., & Ara, R. K. (2024). Persepsi Pria pada Penggunaan Alat Kontrasepsi Keluarga Berencana (KB). Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 4(2), 280–293.
Fidorova, Y., Hasibuan, R., & Utami, T. N. (2024). Pemilihan Alat Kontrasepsi Metode Operasi Pria di Kota Binjai. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 10(1).
Hamid, A., Ritonga, R., Nasution, K. B., Tinggi, S., Negeri, A. I., & Natal, M. (2022). Penguatan Pemahaman terhadap Dampak Pernikahan Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1).
Kemenkes. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023.
Maharani, D. S., Hardisman, H., & Lisa, U. F. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Budaya dan Motivasi Akseptor KB dengan Pemilihan Kontrasepsi Mantap Pria. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 7(1), 66–73. https://doi.org/10.32536/jrki.v7i1.244
Salsyah, A., Purwoko, M., & Anggraini, W. (2024). Dukungan Keluarga bagi Akseptor Kontrasepsi Jangka Panjang di Puskesmas 1 Ulu Kota Palembang. Syifa’ MEDIKA, 15(1), 79–88.
Sari, P., Febriani, C. A., & Farich, A. (2023). Analisis Determinan yang Berhubungan dengan Partisipasi Pria Menjadi Akseptor Program Keluarga Berencana di Indonesia (Analisis Data SDKI Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 138–148. https://doi.org/10.25311/keskom.vol9.iss1.1306
Zed, A. K., Al Ghazali, M. U., & Muntazhar, D. (2024). Penggunaan Kontrasepsi Vasektomi Kesehatan, Agama, dan Keharmonisan Rumah Tangga. Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 1(2)